Kyai bertanya ke Buya: Menjadi Intelektual Saintifik Berdampak, Sebuah Impian apa Kenyataan

 MEDIABERITAKITA.COM



TANGGERANG BANTEN- 
 Disela-sela jam keberangkatan menuju Bangkok Thailand, sosok  ilmuwan berkarakter, Buya. Adv. Assist. Prof. Dr. Hamdan Firmansyah, MMPd, MH, CLA, CT, CMT yang akrab disapa Prof Buya di kalangan kampus dan Buya Firman di kalangan masyarakat luas dihampiri seorang Dosen perantauan dari Provinsi Banda Aceh yang hendak berpetualang akademik ke beberapa kampus di Bangkok, yang sejatinya satu pesawat dengan beliau.


Buya memaparkan kalau jadi Dosen harus berdaya hati, pikiran dan tenaganya tidak hanya sebatas rutinitas di kampus mengajar sampai menuju akhir batas. Berdaya hatinya berarti seorang dosen harus bisa mengembangkan kekuatan emosional, ketahanan mental, dan komitmen etis yang mendalam dalam menjalankan perannya. Ini melibatkan lebih dari sekadar keahlian akademik tapi ketahanan untuk yakin optimis bahwa suatu saat harus menjadi dosen yang berdampak sukses untuk diri, keluarga dan orang lain.


Tidak sampai di situ, Buya memaparkan bahwa dosen harus berdaya pikirannya, harus rajin membaca, menulis, membuat karya ilmiah bahkan sampai setinggi mengarang kitab seperti para ulama cendekiawan dahulu, jadikan menulis sebagai hobi dan kebutuhan kalau tidak melakukan seperti terasa ada yang kurang dalam hidup ini. Jangan hanya jago mengajar tanpa pijakan keilmuan yang datangnya setelah mau membaca dan menulis. Kalau belum juga berarti pikiran yang diajak untuk bermimpi indah di tengah hidup susah.


Tak kalah penting kata Prof Buya, dosen harus berdaya tenaganya jangan malas untuk melakukan safari dan silaturahim akademik lintas kampus, lokal, regional, nasional bahkan internasional supaya tenaga yang digunakan untuk bergerak mengeluarkan saintifik berdampak intelektual.


Diskusi ringan diakhiri karena waktu penebangan sudah tiba, ada sang Dosen dari Aceh pun minta nomor Prof Buya, semoga To be continued, ternyata dosen itu K.H. Dahawanen, S.H, M.H.. teryata sang dosen adalah seorang Kyai dan pimpinan dari Al Lathif Islamic Global College.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama